Skip to content

News

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Widodo Makmur Perkasa (WMP) semakin ekspansif. Lewat anak usahanya PT Widodo Makmur Unggas (WMU), perusahaan ini akan melakukan ekspansi di Yogyakarta.

PT Widodo Makmur Unggas (WMU) meresmikan pembukaan kantor barunya di Tonggor, Yogyakarta, Selasa (25/8). Itu dilakukan sekaligus peresmian hatchery dan broiler breeding farm di Tonggor.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) KGPAA Paku Alam X didampingi oleh Direktur Utama WMU dan Founder PT Widodo Makmur Perkasa (WMP) Tumiyana

Baca Juga: Widodo Makmur Unggas memulai pembangunan pabrik pakan ayam di Ngawi

WMU merupakan perusahaan bergerak di bidang peternakan ayam yang terintegrasi. Adapun tempat penetasan atau hatchery milik WMU di Gunungkidul tersebut saat memiliki kapasitas 2 juta telur per bulan.

“Salah satu tujuan dari peresmian hatchery dan breeding farm untuk mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi DIY dan memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat Yogyakarta,” kata Direktur Utama WMU, Ali Mas’adi dalam keterangan resminya, Selasa (25/8).

Untuk breeding farm, WMU menyediakan bibit ayam berkualitas. Hasil dari breeding farm ini dikelola secara modern dengan fasilitas kandang closed house dan teknologi terbaru.

Ali mengatakan, fasilitas itu menerapkan sistem pemeliharaan Good Breeding Practice (GBP) secara ketat untuk meraih hasil produksi terbaik, yang dijalankan oleh para praktisi muda peternakan berpengalaman dan di bawah supervisi ahli serta akademisi peternakan unggas terbaik.

Sedangkan hatchery WMU memiliki fasilitas setter machine, hatcher machine, dan alat-alat vaksinasi modern dan menerapkan Good Manufacturing Practice (GMP), sehingga menghasilkan produk DOC yang berkualitas terbaik.

Selain hatchery dan breeding farm, WMU juga memiliki beberapa unit bisnis dengan fasilitas yang tersebar di Pulau Jawa, antara lain unit bisnis commercial broiler farm, commercial layer farm, slaughter house, dan feedmill.

Tumiyana, pendiri WMP mengatakan, Widodo Makmur Holding akan berinvestasi hingga Rp 12 triliun selama 5 tahun ke depan demi kemajuan industri pangan di Indonesia.

“Salah satunya lewat WMU, akan berinvestasi dalam industri peternakan ayam terpadu di Gunung Kidul.” kata mantan dirut WIKA tersebut.

Baru-baru ini, WMU melakukan groundbreaking pabrik pakan ayam di Ngawi, Jawa Timur, sebagai bagian dari pengembangan bisnis secara vertikal terintegrasi. Pabrik yang berlokasi di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren tersebut seluas 12,7 hektare (ha).

Baca Juga: Perluas jaringan distribusi, Widodo Makmur Unggas gandeng Agretail

Pembangunan pabrik bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pakan unggas WMU, sehingga meniadakan ketergantungan dengan pihak lain. Pabrik tersebut juga berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja, terutama di Ngawi.

WMU telah menandatangani nota kerja sama dan surat perintah kerja dengan afiliasi Fuji Electric Group asal Jepang untuk membangun pabrik pakan di Ngawi pada tanggal 8 Juli 2020. Saat ini, WMU juga memiliki pabrik pakan di Balaraja, Tangerang, Banten.

Di sisi lain, WMU dan PT Retail Komoditas Nusantara (Agretail.id) telah menandatangani perjanjian kerja sama (MoU) untuk distribusi di beberapa Kabupaten se-Indonesia. Hal ini sesuai dengan rencana pengembangan usaha WMU sebagai perusahaan peternakan ayam yang terintegrasi.

Follow our social media to get news updates.